BELIEFS RE-PATTERNING,..INNER COACH DAN SABOTASE DIRI

Saya mempelajari bagaimana orang-orang sukses bisa merubah hidupnya dari yang biasa menjadi luar biasa…ternyata mereka mempola ulang keyakinan-keyakinan yang menghambat, dengan bertanya mengapa ada keyakinan yang tidak memberdayakan…seperti ‘saya mah orang biasa’, ‘saya orang miskin’, ‘saya tidak percaya dir’, dsb…..keyakinan ini dipertanyakan kembali oleh mereka….sejak kapan keyakinan ini muncul, mengapa keyakinan ini ada dipikiran saya, bagaimana cara merubah keyakinan ini, dan mengapa saya harus mempertahankan keyakinan ini….apakah takdir Tuhan saya menjadi orang biasa?…pertanyaan-pertanyaan kepada diri mereka, membuat mereka tersadar bahwa hanya merekalah yang bisa merubah dirinya sendiri….karena keyakinan yang tidak mendukung ini disebut sebagai ‘mental blocking”,.,hal-hal yang menghambat mereka untuk maju.

Pertanyaan di atas adalah contoh pertanyaan yang di sebut ‘Killer Question’ pertanyaan yang merubah keyakinan mereka sendiri….dengan pertanyaan di atas terjadi shifting paradigm yang menyebabkan terpola ulang suatu struktur keyakinan mereka…..salah satu definisi NLP adalah ilmu yang mempelajari struktur pengalaman subjektif seseorang….jadi pengalaman dimasa lalu yang terjadi secara berulang-ulang akan menjadi keyakinan dan nilai yang melekat pada diri…lalu keyakinan tersebut menjadi pola pikir….bila tidak disadari akan menjadi kebiasaan…dari kebiasaan akan menjadi karakter….sehingga keyakinan yang tidak memberdayakan dipercaya menjadi takdir oleh mereka.

Setelah mereka melakukan pertanyaan yang membunuh keyakinan mereka yang negatif….selanjutnya tanpa sadar sebenarnya mereka menciptakan Inner coach….seseorang yang ada di dalam diri mereka yang mengingatkan ketika mereka malas, berdiskusi ketika ketemu jalan buntu dan bernegoisasi secara internal untuk memotivasi untuk bangkit ketika jatuh…..Inner coach ini layaknya teman imajiner, virtual assistent yang mereka ciptakan dari memodel orang-orang sukses atau ciptaan mereka sendiri yang merupakan karakter pembangkit semangat.

Sejatinya inner coach yang mereka ciptakan bertujuan untuk men-sabotase terhadap keyakinan yang tidak mendukung….men-sabotase memory alam semesta sehingga kesadaran mereka tergugah….selain itu ketika memory alam semesta dari diri dirusak oleh pertanyaan-pertanyaan yang memunculkan keyakinan baru…maka memory tersebut akan diperbaharui sehingga terjadi frekuensi yang sama dengan keyakinan baru tersebut.

Dengan menciptakan inner coach, terjadilah sabotase diri lalu merdampak dengan terpola ulangnya suatu keyakinan baru.

Banyak kisah orang-orang sukses yang terjadi dari pola-pola di atas….mempola ulang keyakinan yang tidak mendukung….menciptakan inner coach dan mensabotase diri.

Tulisan ini terinspirasi dari kisah Dahlan Iskan, Chaerul Tanjung , Jokowi dan Arif Rh.

Nah, seperti apa killer question pernah kamu lakukan untuk mempola ulang keyakinan yang tidak mendukung dan seperti apa inner coach yang kamu ciptakan untuk men-sabotase diri kamu sendiri?

#Provokasi #Vibrasi #NLP #Hypnosis #Coaching #NasihatDiri #SelfCoaching #quantum #Sleightofmouth

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *