HYPNOSIS, COACHING AND NLP IN PARENTING

Jadi orang tua memang tidak mudah, tetapi juga tidak susah. Segala sesuatu serba mungkin jadi masih bisa dipelajari….seperti dibahas dalam status saya sebelumnya bahwa proses hypnosis itu ilmiah dan apa hubungannya dengan parenting?

1. Anak adalah bagaimana orang tuanya. apabila kita melihat perilaku anak sebagian besar meng-copy perilaku orang tuanya, bahasanya dan kebiasaan-kebiasaanya. Bahkan dalam ilmu fisika quantum terdapat ‘Memory Path’ yg tersimpan dialam semesta, selama lebih dari 5 generasi memory DNA satu keluarga bisa sama….jadi jika, seorang kakek cerdas berbisnis, maka anak dan cucunya bisa memiliki jiwa yang sama….kakeknya keras kepala, cerewet, sakti juga bisa menurun….salah satu cara memutus memory tersebut adalah menyadarinya.

2. Pembentukkan karakter, banyak orang tua tidak menyadari bahwa mereka lah yang membentuk karakter anak….ada anak yg keras kepala, bisa jadi orang tuanya termasuk orang tua yang pantang menyerah…….ada anak yg cerewet/suka nanya, bisa jadi orang tuanya pandai berkomunikasi…….ada anak yg aktif/tidak bisa diam, bisa jadi orang tuanya mobilitasnya tinggi dan multi tasking…….ada anak suka memukul temannya, bisa jadi orang tuanya melakukan hal yg sama dirumah…..jadi, karakter anak adalah orang tua….dan biasanya terjadi karena proses ‘Repetisi’….dalam hypnosis salah satu masuknya imformasi kealam bawah sadar adalan mengulang-ulang info…seperti iklan ditipi…..nah, proses pengulangan yg dicopy oleh anak negatif dan positif tidak terdeteksi oleh orang tua.

3. Menerima diri sendiri menjadi orang tua, ketika memiliki anak sudah sejatinya itu adalah anugrah….menggunakan istilah pak Adi W Gunawan…’Tangki Cinta’…bahwa pelukan, mendengar kisah mereka, mendongeng, bermain, dan melakukan kegiatan kecil kita dulu bersama anak…adalah peluru cinta dari orang tua…….dalam NLP disebut membangun Rapport Building dan Connectedness ‘Keakraban dan Keterhubungan’…..di hypnosis ‘kesamaan’ dengan orang lain juga fenomena hypnosis…..jika kit mempunyai teman yg hobinya sama dengan kita tentunya kita akan saling suka………begitu juga anak, jika orang tuanya sama dengan dia…maka akan lebih mudah diarahkan….dan ada saatnya menjadi orang tua dan ada saatnya pula jadi teman anak bermain….menyesuaikan usia mereka………pengalaman pribadi, sebagai guru saya melihat anak yg memiliki pribadi yang baik, kebanyakan karena orang tuanya bercerita sebelum tidur….dalam hypnosis sendiri ketika kita ingin tidur terjadi penurunan gelombang otak…..saat terjadi relaks maka sugesti bisa masuk…….ada dua kondisi dimana ide/pemikiran bisa masuk……saat mau tidur atau terjadi (REM) rapid eye movement dan saat bangun tidur.

4. Hypnosis berarti dalam keadaan fokus atau terbukanya area kritis di otak….dan ada 5 cara bagaimana informasi menembus alam bawah sadar; a. Repetisi, b. Figur Otoritas, c.Nilai/Identitas Kelompok, d. Kondisi Emosional dan e. Hypnosis (fokus/relaks)……nah, orang tua yg tau konsep ini berarti bisa memanfaatkan situasi-situasi diatas….untuk lebih lengkapnya beli buku pak Adi W Gunawan…tapi jika butuh penjelasan dari saya silahkan PM.

5. Belajarlah fase-fase perkembangan anak……saat anak 0-5 tahun adalah masa ‘Golden Age’…masa ini adalah masa tercepat sebuah keyakinan/nilai diterima anak…..jadi, persiapkan diri sebagai orang tua meghadapi fase ini.

6. Ketahui modalitas anak…..Audio, Visual dan Kineztetik…..saat kita mengetahuinya tentu dengan menggunakan modalitas mereka, kita bisa memasukan informasi dengan prinsip ‘Repetisi’….baca buku mengenai predikat bahasa.

7. Bangun keakraban dengan anak denga teknik Matching – Mirroring dan Pacing -Leading……teknik sederhana yg sangat bermanfaat untuk anak membangun kepercayaan dengan orang tua.

8. Terbiasalah menggunakan kata-kata ajaib (magic wods) dan apresiasi seperti; kereen, luar biasa, kamu hebat….dan jika anak melakukan sesuatu diluar kita…..katakan apa yg harus mereka lakukan.

9. Manusia adalah mahkluk memodel, dan meniru…..jadi persiapkan diri anda menjadi role model anak.

10. Pahami konsep ‘Reframming’….merubah sudut pandang terhadap kejadian dan memahami hikmah setiap kejadian…..sejatinya dalam Ericksonian Therapy bahwa ‘setiap perilaku memiliki muatan positif’…jadi jangan terburu-buru menjustifikasi perilaku anak tidak baik…..karena ada muatan positif dari dirinya….jadi, selidiki dulu kenapa suatu perilaku bisa terjadi.

11. Anchoring, atau bisa disebut jangkar….masih ingat penelitian Ivan Pavlov teori Clasiccal Conditioning..(silahkan baca sendiri)….intinya dengan stimulus/rangsangan maka akan muncul perilaku tertentu……gunakan jangkar waktu ke anak….misalnya, ‘sekarang sudah jam 4 sore saatnya mandi’….’sekarang jam 6 sore saatnya belajar’….lama-lama bisa jadi pola pada diri anak…….jangkar bisa di buat seperti waktu, ekspressi wajah, gerakan tubuh, alarm, dll

12. Pelajari teknik ‘Mind Reading”….seakan-akan membaca pikiran anak…’bunda tau kamu mau main ya…….kalau kamu mau main kamu harus……”

13. Yes sets conditioning…….pola ini seperti sales menawarkan produk/jasa kepada kita…..dengan mensetting pertanyaan anak menjawab kata iya….’kamu mau main ya…?…….”kamu suka main diluar ya….?….’kalau kamu main diluar bahagia ya?’…..ketika anak berkata iya-iya-iya…..saat itu area kritis terbuka….lalu sampaikan hal yang harus dilakukan……’kalau kamu mau main diluar harus ingat waktu ya…?”

14. Sensory acuity, kepekaan indrawi…..pekalah terhadap perilaku anak….apabila berperilaku sesuatu….pelajari ada apa dibalik hal tsb..

15. Fleksibilitas terhadap harapan-harapan pada anak…..biasanya terjadi konflik antara anak dan oranb tua karena perbedaan pengharapan….disinilah tugas orang tua mencari solusi yg proporsional bagi anak dan orang tua….Solution Focus (apa yang anda mau anak lakukan).

16. Jika terjadi perbedaan cara pandang atau masalah dengan anak….lakukan jurus coaching….memetakan permasalahan (coaching maps)….tanyakan dan tentukan outcome/tujuan/solusi akhirnya,….tanyakan pilihan2 solusi yg dibuat anak….berikan pemahaman konsekuensi dari setiap solusi yg dibuat…..tetapkan langkah awal dari solusi yg telah disepakati….dan action……..orang tua dan anak bisa sama-sama mengevaluasi dari solusi yg telah dilakukan…..disinilah proses pembelajaran terjadi.

17. Ericksonian Therapy mengedepankan aspek penerimaan..jadi, kita perlu menerima apapun kondisi anak dan erickson memanfaatkan keunikan klien…sama hal nya seperti parenting…apa yg unik pada anak itulah yg kita kembangkan, agar anak dapat lebih berdaya.

18. Terapis dan guru terbaik didunia untuk anak adalah orang tua……(Adi W Gunawan)….so, untuk mempelajari hypnosis untuk parenting tentu yg perlu diterapi adalah orang tuanya dulu.

Ternyata masih banyak ya kajian Hypnosis dan NLP untuk parenting…..saya pun hingga saat ini masih mempelajarinya untuk anak saya…….Hypnosis bermain di bagaimana memasukan ide/pemikiran/ nilai kepada anak dengan cara yg baik…….NLP bermain ditatanan pola bahasanya…..

Sumber : Buku, Googgling, Para Pakar dan Pengalaman Sendiri.

Semoga bermanfaat!

Private Learning 0858 1771 8959
www.yusdilastutiyanto.com

#BiarGaLupa #MasihBelajarJadiOrangTua
#CumaTeoriTapiPerluDilatih
#SkillsAsAparents
#SolusiSugestiTerkuatDibuatKlienDanAnak
#KlienAdalahGuru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *