HIPNOTIS YANG DIPAHAMI SALAH

Hipnotis adalah sebutan bagi seseorang yang telah mempelajari ilmu hipnosis, mereka menggunakannya untuk terapi, pemberdayaan diri dan merketing.

Hipnotis di Indonesia sendiri menjadi terminologi yang dianggap menyeramkan, karena banyak kasus kejahatan yang dikaitkan dengan terminilogi hipnotis ini.

Secara sederhana  hipnotis adalah pelakunya sedangakan hipnosis adalah ilmunya, dan mereka yang menggunakan hipnosis sebagai terapi disebut hipnoterapis.

Lalu apa sebenarnya hipnosis itu?

Hipnosis dapat diartikan sebagai kondisi relaks, fokus dan konsentrasi. Pada kenyataanya, hipnosis memang memiliki banyak arti, dan kajian baru-baru ini hipnosis bisa disebut sebagai kondisi mirip tidur atau keadaan di mana alam bawah sadar aktif.

Ahli hipnotis menjelaskan secara sederhana bahwa hipnosis adalah disaat area kritis kita tidak aktif, yang menyebabkan kita mudah menerima informasi atau sugesti (saran).

Penjelasan lainnya adalah bahwa hipnosis adalah segala bentuk komunikasi yang berhasil, dimana seseorang mau melakukan hal yang kita perintahkan, penulis sendiri meyadari bahwa hipnosis adalah sesuatu yang ilmiah dan natural, sebab setalah dalam mempelajari hipnosis, penulis juga sering terhipnosis.

Istilah lain yang sering di gunakan dalam hipnosis adalah trance yaitu saat pikiran bawah sadar aktif, dan itu sering dialami oleh siapapun, oleh karena itu ada istilah trance in dan trance out.

Trance in bisa diartikan kita sedang kembali ke masa lalu, atau mengingat memory dan ini bisa terjadi saat kita bengong, sedangkan trance out adalah saat pikiran kita mengikuti alur dunia diluar kita, seperti membaca buku atau melihat film.

Kondisi hipnosis juga disebut terjadinya perubahan mood atau altered state, maksudnya perubahan kegiatan di pikiran yang dipengaruhi oleh stimulus di luar, misalnya emosi marah yang dipengaruhi oleh perilaku orang lain, atau sedih karena kehilangan sesuatu, nah, respon emosi yang muncul juga merupakan keadaan hipnosis.

Saat berada dalam keadaan terhipnosis, ada beberapa orang yang mengalami kondisi relaksasi biasa, namun, kenyataannya, ketika di hipnosis, ada sebuah perubahan aktivitas dalam otak seseorang. Kondisi tersebut hampir sama pada saat menjelang tidur atau bangun pagi, yaitu pergeseran gelombang otak dari alpha ke deltha, atau dari deltha ke alpha.

Kondisi Alpah adalah kondisi yang sangat menyenangkan seperti saat melamun. Dalam kondisi ini, pikiran akan sangat terbuka terhadap imajinasi dan diri akan mengalami pengalaman indrawi yang luar biasa. Semakin Anda merasakan realitas dari suatu kondisi hipnosis, efeknya akan terasa setelah selesai di hipnosis.

Apakah Hipnosis sama seperti tertidur?

Serupa tapi tidak sama, saat kita tidur biasanya kita tidak menyadari apa yang terjadi disekitar kita dan sebaliknya saat kita dalam kondisi terhipnosis kita akan sangat peka dengan apa yang terjadi disekitar kita.

Apakah Hipnosis Membahayakan?

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya di paragrap awal, bahwa hipnosis adalah kondisi yang natural -dan alamiah, dalam kesehraian kita mengalaminya, seperti saat mengendarai kendaraa, saat itu kita sadar sedang menyetir mobil, tapi pikiran kita memikirkan hal yang lain dan tahu-tahu sudah sampai tujuan.

Contoh lainnya adalah saat kita menonton film dengan adegan sedih saat itu kita terasosiasi dengan film tersebut sehingga emosi sedih kita muncul, nah inillah kondisi hipnosis yang nyata bagi setiap kita.

Lalu, apakah dalam proses terapi hipnosis bisa membahayakan?

Tentu tidak, klien yang sedang dipandu imajinasinya dalam keadaan hipnosis sangat mengetahui apa yang terjadi pada dirinya, alam bawah sadaranya masih mampu memilih kata, bahkan masih bisa memanipulasi diri, jadi kontrol penuh dalam sesi hipnosis adalah klien sendiri, salah kaprah jika ada yang menyatakan bahwa seorang hipnotis bisa mempengaruhi orang lain, yang pada kenyataanya harus ada proses yang dilalui agar area kritis seseorang bisa terbuka.

Benarkan Hipnosis Bisa membuat seseorang Membuka Aib atau Rahasianya?

Tentu tidak, jika kita menggunakan pendekatan Gestalt tentang mengupas lapisan bawang, bahwa alam bawah seseorang bisa bertugas seperti petugas keamanan atau anjing penjaga, artinya tidak mungkin kita menceritakan rahasia kita jika belum mempercayai orang lain, sama halnya dengan hipnotis, jika tidak piawai mengelola cara berkomunikasi tentu kilen tidak akan terbuka.

Dapatkah Seorang Hipnotis Membuat Orang Lain Melakukan Sesuatu Yang Bertentangan Dengan Dirinya?

Dalam beberapa kasus bisa jika hipnotis tersebut di izinkan oleh klien, artinya klien memberikan otoritas pada peng-hipnotis, hal ini berarti juga bahwa hipnosis tidak akan berhasil jika bertentangan dengan nilai dan kode etik seseorang.

Apakah Yang Akan Terjadi Ketika Seseorang di Hipnosis?

Banyak orang yang khawatir bahwa saat di hipnosis mereka tidak bisa bangun, yang sebenarnya tidak, penulis sendiri melakukan uji coba dengan self hypnosis, bahkan meminta bantuan hipnotis lain untuk menghipnosis diri dan ini sangat mengasyikan, sebab kondisi relaks yang dalam seperti mendapatkan kedamaian dalam diri, dan setelah bangun keadaan tubuh jadi segar, jadi jangan khawatir jika Anda di hipnosis.

Apakah Seseorang Bisa Kehilangan Memory saat di hipnosis?

Bisa iya, bisa tidak bergantung pada ahli hipnosis yang memberikan sugesti baru, dan inipun dapat terjadi pada klien yang mudah untuk di hipnosis.

Apakah Setiap Orang Bisa Di Hipnosis?

Jika menggunakan definisi bahwa hipnosis adalah terbukanya area kritis, maka sudah bisa dipastikan bahwa hipnosis dapat dialami oleh siapa saja.

Apakah yang dibutuhkan seseorang untuk menjadi hipnotis?

Anda dapat mempelajari hipnosis terlebih dahulu dengan buku-buku yang ada di toko buku, biasanya mereka menjelaskan fondasi dasar hipnosis, sehingga pembaca memahami garis besar hipnosis itu apa, lalu keterampilan komunikasi juga penting, meskipun pada dasaranya hipnosis adalah non-verbal hipnosis.

Setelah Anda membaca buku mengenai fondasi dasar hipnosis lalu Anda tertarik untuk menjadi ahli, disarankan Anda mengikuti pelatihan tentang hipnosis, sebab dengan hal ini Anda akan belajar dari mereka yang telah melakukan kesalahan dalam dunia hipnosis.

Apa Saja Kesalahan yang di alami oleh pembelajar Awal hipnosis?

  1. Mereka menganggap bahwa hipnosis bisa mempengaruhi pikiran orang lain, sehingga lupa melakukan pendekatan-pendekatan bagaimana cara menghipnotis orang lain.
  2. Tidak melakukan latihan rutin dalam konteks hipnostage (hipnosis untuk pertunjukkan atau hiburan), karena dengan melakukan latihan minimal kita dapat mengetahui karakter calon suyet kita.
  3. Tidak memiliki tujuan akhir kemana ilmu hipnosis ingin digunakan, maksudnya adalah bahwa hipnotis memiliki varian warna, misalanya hipnoteaching yang bisa digunakan oleh para pendidik, hipnoterapi yang bisa digunakan oleh para terapis kesehatan atau pemberdayaan diri, hypnoselling yang bisa digunakan untuk penjualan dan bisnin, hypnolearning yang bisa digunakan dalam proses belajar.

Nah, minimal dengan mengetahui ketiga hal diatas kita bisa mengetahui kemana ilmu hipnosis kita akan digunakan.

Bagaimana Memilih Pelatihan Hipnosis?

Banyak lembaga penyelenggara pelatihan hipnosis yang Anda ikuti, tapi sebaiknya memilih workshop yang memiliki kurikulum terstruktur, dan bisa memberikan sertifikasi yang berkerja sama dengan lembaga resmi dengan pemerintah.

Demikian sekilas penjelasan sederhana tentang hipnosis, hal ini agar hipnotis (penggiat hipnosis) bukan lagi menjadi sesuatu yang mengerikan, sebab hipnosis sendiri adalah sesuatu yang ilmiah.

Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *