NLP Untuk Karyawan (Neuro Linguistic Programming)

Pengalaman Pribadi dengan NLP

Bermula buku “The art of enjoying life with NLP” karya Teddi P Yuliawan, saya menyelami lautan kata-kata dengan ilmu NLP. Saat itu secara financial saya belum bisa mengikuti training NLP yang berharga jutaan rupiah. Yang saya bisa lakukan adalah dengan membaca buku-buku yang berhubungan dengan NLP. Menariknya ternyata NLP bisa digunakan dalam dunia pengembangan diri, bisnis, penjualan, therapy, public speaking, dll. Hal itu bergantung dari potensi dasar dan minat pengguna NLP mau dibawa kemana ilmu yang dimilikinya.

Selanjutnya, ketertatikan saya mempelajari NLP beriringan dengan minat saya mempelajari hypnosis dan hypnotherapy, hal ini berhubungan passion saya dalam dunia pendidikan. Sebagai praktisi pendidikan selain proses transfer ilmu terhadap peserta didik kami juga dituntut untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam proses belajar mengajar. Saat itu sedang marak-maraknya seminar maupun workshop mengenai hypno teaching dan hypno parenting.

Situasi ini membuat saya ingin mengupgrade diri saya untuk mempelajari lebih dalam apa itu, Hypnosis, hypnotherapy dan NLP. Lalu, mulaialah saya mengaplikasikan ilmu yang saya pelajari dari buku dalam proses saya beraktifitas sebagai karyawan dan guru. Teknik-teknik yang saya gunakan hanya seputaran pengembangan diri yang berhubungan dengan mind power (kekuatan pikiran), manajemen emosi, self talk, persuasi, membangkitkan minat belajar dan pola bahasa hipnotik.

Selama mengaplikasikan NLP dan hypnosis saya gunakan untuk diri saya sendiri dan ternyata sangat berpengaruh terhadap dunia kerja dan sosial saya, terlebih lagi kehidupan berkeluarga juga efektif. Kemudian karena sangat efektif terhadap peningkatan motivasi saya pada tahun 2014. Saya diberikan kesempatan untuk mempelajari hypnosis dari lembaga pendidikan hypnotherapy di Indonesia yaitu IBH (Indonesian Board of Hypnotherapy) yang saat itu di pimpin oleh Alm.Yan Nurindra.

Dengan meningkatkannya kesempatan saya mempelajari Hypnosis saya juga berkesempatan mempelajari NLP dari NEO NLP, workshop yang juga di naungi oleh bapak Yan Nurindra. Kedua-duanya saya pelajari hingga level trainier. Secara jujur semakin saya menyelaminya, semakin saya merasa kurang dan ternyata banyak sekali cabang dari NLP yang berkembang.

Dalam buku ini saya hanya akan menceritakan pengalaman saya dengan NLP dan Hypnosis yang pernah saya pelajari dan praktekkan. Mungkin buku ini tidak sempurna karena hingga saat ini NLP masih merupakan kajian seksi untuk dibicarakan dan di praktekkan.

Selain itu saya juga coba menggambarkan bagaimana NLP bisa digunakan untuk diri sendiri untuk meningkatkan motivasi diri sebagai karyawan.

Apa Itu NLP (Neuro Linguistic Programming)

NLP merupakan kepanjangan dari

Neuro – berhubungan dengan kinerja dan fungsi otak

Linguistic – Berhubungan dengan pola bahasa dan bagaimana kita mengunakannya

Programming – berhubungan dengan pola perilaku yang dipelajari dan dilakukan

Neuro

Cara panca indra bekerja ketika mengelola informasi disekitar kita. Proses neurologi yang mempengaruhi pikiranm perasaan dan emosi. Proses fisiologi dan perilaku,

Linguistic

Bagaimana anda mengunakan pola bahasa dalam berkomunikasi dengan diri sendiri atau orang lain dan mempengaruhi pengalaman anda

Programming

Proses pikiran kedalam diri dan pola perilaku yang bisa membantu anda mengevaluasi situasi, menyikapi masalah dan memecahkan masalah.

 

Secara sederhana NLP merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana manusia bisa unggul dalam kehidupannya, selain dari itu NLP juga mempelajari struktur pengalaman subjektif seserorang, bagaimana pengalaman tersebut menjadi sebuah nilai dan keyakinan. Jadi dengan NLP kita bisa meningkatkan potensi dan kompetensi diri.

NLP di aplikasi-kan untuk diri sendiri yang akan berpengaruh ke luar diri manusia, NLP juga mempelajari cara-cara komunikasi yang efektif, pola-pola bahasa dan perilaku. NLP menawarkan sebuah proses bagaimana menginterupsi sebuah pengalaman, dan memahami bagaimana seseorang berpikir, merasaka dan berperilaku.

NLP adalah keterampilan untuk meningkatkan komunikasi yang efektif. Sehingga seseorang bisa memahami bagaimana hubungan antara tubuh, pikiran emosi dan action. Dengan memperoses pola bahasa dipikiran kita bisa mencapai tujuan secara konsisten.

Bagian selanjutnya adalah hal yang saya suka ketika menjelaskan mengenai definisi NLP, diantara banyak NLP, definisi mengenai bahwa NLP adalah tentang bagaimana sebuah kalimat bisa memunculkan respon emosi atau gambar di pikiran kita, contoh :

Kita latihan ya, sekarang pejamkan mata lalu katakan “saya adalah manusia yang paling beruntung dalam hidup ini karena dianugrahi mata, telinga, mulit dan pikiran”, tarik nafas dan hembuskan, lalu buka mata. Sekarang sadari apa perasaan yang muncul.

Contoh selanjutnya, katakan pada diri sendiri “ ya Tuhan jadikanlah saya sebagai manusia yang pandai bersyukur atas rezeki dan karunia mu, jadikanlah hamba seseorang yang selalu merasa cukup’ katakan dalam hati tarik nafas dan hembuskan, sekarang apa perasaan yang muncul.

Sekarang kita lanjut dengan contoh tentang bagaimana pola kalimat juga bisa menciptakan gambar di pikiran kita. “Andi di gigit oleh anjing’ terbayangkan sesuatu dipikiran anda dari kalimat tersebut?. Selanjutnya “anjing di gigit andi” apa  yang terlintas dipikiran anda?

Dari contoh diatas bisa dikatakan bahwa kita bisa memilih sebuah respon dari apa yang kita lihat, dengar dan rasakan, di NLP di sebut ResponAbility, kemampuan merespon informasi dari luar berupa penglihatan, pendengaran dan perkataan.

Sesuatu informasi yang diberikan berulang-ulang atau repetisi akan mempengaruhi emosi dan perasaan kita, sekrang silahkan baca tulisan di bawah ini.

“Siapa pun anda yang membaca tulisan ini akan merasa bahagia, penuh cinta dan kasih sayang dari Tuhan, karena kebahagiaan terletak dari bagaimana anda menyadari rasa bersyukur dan berkecukupan, cinta orang-orang sekitar membuat anda bahagia setiap harinya dan itu membuat anda lebih percaya diri, ketika rasa optimis yang anda miliki terhubung dengan rasa berbagi anda akan menjadi magnet yang akan mendatangkan banyak rezeki untuk anda, mulai saat ini anda akan terlatih untuk selalu menjadi manusia yang bahagia karena telah memiliki banyak dari apa yang anda butuhkan”

Sekarang setelah anda membaca tulisan diatas anda akan sangat percaya diri, optimis dan berani melangkah menghadapi kehidupan selanjutnya, lalu buat perasaan anda sekarang dua kali lipat lebih bahagia dan bersyukur.

Coba perhatikan setelah membaca tulisan diatas apa kalimat yang anda simpulkan sering muncul? Tentu tidak semua, karena dalam NLP bahwa proses filter pikiran mengalami tiga hal yaitu delesi (penghapusan informasi), distorsi (perubahan informasi) dan generalisasi (menyamakan informasi),

Lalu apa hubungannya penggunaan NLP dalam proses pekerjaan anda, tentu anda, dengan NLP anda bisa memilih informasi yang anda ingin cerna dan anda pun bisa memilih suatu respon dari kejadian yang tidak menyenangkan. Luar biasa bukan?

NLP Is Manipulation

Lebih lanjut mempelajari NLP juga bisa membuat kita memanipulasi otak kita dan orang lain melalui kata-kata, sehingga muncul skema baru dalam kehidupan kita.

Manipulasi diri ini bisa dengan melakukan modelling terhadap orang-orang yang kita anggap terbaik dan kita mem-polanya.

 

NLP is Art

NLP adalah seni bagaimana kita menjadi influencer ataupun persuadaer, seni mempengaruhi melalui kata-kata, bahasa nonverbal dan seni mempengaruhi diri.

Bagi Anda yang tertarik mempelajari NLP silakan cari informasi mengenai workshop NLP, atau baca buku yang berkaitan dengan NLP.

Semoga Bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *